Sastra Lama dan Sastra Baru

Friday, December 5, 2014
Posted by Marchsada
Sastra Lama dan Sastra Baru

Sastra Lama
Sastra lama adalah sastra yang berbentuk lisan atau sastra melayu yang tercipta dari suatu ujaran atau ucapan. Sastra lama masuk ke indonesia bersamaan dengan masuknya agama islam pada abad ke-13. Peninggalan sastra lama terlihat pada dua bait syair pada batu nisan seorang muslim di Minye Tujuh, Aceh.
Ciri dari sastra lama yaitu :
- Anonim atau tidak ada nama pengarangnya
- Istanasentris (terikat pada kehidupan istana kerajaan)
- Tema karangan bersifat fantastis
- Karangan berbentuk tradisional
- Proses perkembangannya statis
- bahasa klise hmm.. bahasa yang dipakai di sastra lama itu berat ya. dan menurut kita, mungkin sastra lama itu kian hari kian 'terlupakan' karena bahasa yang agak susah dimengerti, apalagi untuk remaja seumuran kita yang kebanyakan lebih suka baca komik, majalah, atau novel. :p
contoh-contoh sastra lama:

a. fabel
yaitu cerita hewan, dan biasanya pada fabel tersirat makna atau pesan moral yang mendalam.
contoh: 
Angkaro dan Tunturana (waah gue pernah baca nih di buku cerita rakyat! ceritanya tentang dua ekor kepiting, penasaran? kalian bisa baca disini)

b. mantra
adalah ujar-ujar yang merupakan sumber kekuatan spritual leluhur pusaka.

c. gurindam
adalah satu bentuk puisi Melayu lama yang terdiri dari dua baris kalimat dengan irama akhir yang sama, yang merupakan satu kesatuan yang utuh.
contoh: Gurindam dua belas-nya Raja Haji Ali, seorang sastrawan dan pahlawan nasional dari kepulauan Riau. Pasti udah sering lihat kaan di buku Bahasa Indonesiamu? :)
d. pantun
adalah puisi Melayu asli yang terdiri atas empat larik, bersajak a-b-a-b. Berdasarkan isinya, pantun terdiri atas pantun jenaka, pantun teka-teki, pantun adat, pantun agama, pantun nasihat, dan masih cukup banyak lagi. sedangkan kalau menurut bentuknya, terbagi menjadi pantun biasa, talibun, seloka, dan pantun kilat.
contoh pantun teka-teki:
Kalau tuan bawa keladi
Bawakan juga si pucuk rebung
Kalau tuan bijak bestari
Binatang apa tanduk dihidung ?
(jawabannya BADAK, iya kan? iya kan? hehehe)

e. syair
adalah puisi atau karangan dalam bentuk terikat yang mementingkan irama sajak. biasanya terdiri atas 4 baris, berirama a-a-a-a dan semuanya mengandung isi.

f.Seloka merupakan bentuk puisi melayu Klasik, berisikan pepatah maupun perumpamaan yang mengandung senda gurau, sindiran bahkan ejekan. Biasanya ditulis empat baris memakai bentuk pantun atau syair, kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang ditulis lebih dari empat baris. Kata "seloka" diambil dari bahasa sansekerta "sloka"
Contoh seloka 4 baris:
Sudah bertemu kasih sayang
Duduk terkurung malam siang
Hingga setapak tiada renggang
Tulang sendi habis berguncang
Contoh seloka lebih dari 4 baris:
Baik budi emak si Randang
Dagang lalu ditanakkan
Tiada berkayu rumah diruntuhkan
Anak pulang kelaparan
Anak dipangku diletakkan
Kera dihutan disusukan
g.Masnawi atau juga masnu’i, mathanawi, dan mathnawi merupakan bentuk puisi yang berasal daripada Parsi dan di bawa ke alam Melayu. Sebagai puisi yang bersumberkan puisi Arab-Parsi, masnawi tidak popular di kalangan masyarakat Melayu dan oleh itu, genre ini tidak berkembang.
Masnawi dalam bahasa Melayu diperkenalkan oleh Bukhari al-Jauhari, di dalam karanganya, "Tajus Salatin" (Mahkota segala Raja).
Masnawi bertemakan puji-pujian tentang kehandalan, ketokohan dan kemasyhuran seseorang tokoh. Masnawi berfungsi sebagai panduan , pengajaran dan nasihat kepada pendengarnya.

h.Ruba’i
Ciri-ciri ruba’i, adalah: ikatan yang tiap bait terdiri atas empat baris, setiap baris bersuku kata 11 sampai 15,
pada umumnya bersajak patah, tetapi ada juga yang bersajak sama, dan bersisi uraian, nasihat, puji-pujian, dan bersifat mistik.
Contoh:
Manusia

Subhanahu’Allah apa hal segala manusia
Yang tubuhnya dalam tanah jadi duli yang sia
Tanah itu kujadikan tubuhnya kemudian
Yang ada dahulu padanya terlalu mulia

i. Kith’ah
Ciri-ciri kith’ah, adalah: suatu ikatan yang terdiri atas lima baris, pada umumnya bersajak apatah, dan
berisi mengenai ajaran hidup.
Contoh:
Jikalau kulihat dalam tanah ikhwal sekalian insan
Tiadalah kudapat bedakan antara rakyat dan sutan
Fana juga sekalian yang ada, dengarkan yang Allah beriman
Kullaman’alaihi fa’nin, yaitu
Barang siapa yang di atas di atas bumi itu lenyap.

j. Nazam
Ciri-ciri nazam, adalah: ikatan yang terdiri atas 12 baris, bersajak dua-dua atau empat-empat, dan berisi perihal hamba sahaya yang setia.
Contoh:
Bahwa bagi raja sekalipun
Hendak ada menteri demikian
Yang pada sesuatu pekerjaan
Sempurnakan segala kerajaan
Menteri inilah maka telan raja
Dan peti segenap rahasianya sahaja
Karena kata raja itu katanya
Esa artinya dan dua adanya
Maka menteri yang dsemikian perinya
Ada keadaan raja dirinya
Jika raja dapat adanya itu
Dapat peti rahasianya itu.

k.Gazal
Ciri-ciri gazal, adalah: ikatan yang terdiri atas 8 baris, setiap baris berakhir dengan kata yang sama, dan
berisi mengenai asmara.
Contoh:
Kekasihku seperti nyawa pun adalah terkasih dan mulia juga
Dan nyawa ku pun, mana dari pada nyawa itu jauh ia juga
Jika seribu tahun lamanya pun hidup ada sia-sia juga
Hanya jika pada nyawa itu hampir dengan sedia suka juga
Nyawa itu yang menghidupkan senantiasa nyawa manusia juga
Dan menghilangkan cintanya pun itu kekasihku yang setia juga
Kekasihku itu yang mengenak hatiku dengan rahasia juga
Buchari yang ada serta nyawa itu ialah berbahagia juga.


Sastra Baru
Waah.. kalau yang ini sih, pasti sudah familier kan? Sastra baru sendiri adalah karya sastra yang telah dipengaruhi oleh karya sastra asing sehingga sudah tidak asli lagi.
Ciri-ciri sastra lama:
- Pengarang dikenal oleh masyarakat luas
- Bahasanya tidak klise
- Proses perkembangan dinamis
- tema karangan bersifat rasional
- bersifat modern / tidak tradisional
- masyarakat sentris (berkutat pada masalah kemasyarakatan)
novel, biografi, cerpen (cerita pendek), drama, dan sebagainya adalah contoh-contoh sastra baru. Hmm.. nggak perlu disebutkan nama-nama atau judul-judulnya kali yaa, habis kami yakin, pasti buku Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata, buku Rectoverso-nya Dee, atau buku biografinya Alm. Chrisye sudah ada di rak buku kalian. :Dyap! itulah contoh-contoh sastra baru! 

A.Novel

Pengertian Novel

Dari sekian banyak bentuk sastra seperti esei, puisi, novel, cerita pendek, drama, bentuk novel, cerita pendeklah yang paling banyak dibaca oleh para pembaca. Karya– karya modern klasik dalam kesusasteraan, kebanyakan juga berisi karya– karya novel.
Novel merupakan bentuk karya sastra yang paling popular di dunia. Bentuk sastra ini paling banyak beredar, lantaran daya komunikasinya yang luas pada masyarakat. Sebagai bahan bacaan, novel dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu karya serius dan karya hiburan. Pendapat demikian memang benar tapi juga ada kelanjutannya. Yakni bahwa tidak semua yang mampu memberikan hiburan bisa disebut sebagai karya sastra serius. Sebuah novel serius bukan saja dituntut agar dia merupakan karya yang indah, menarik dan dengan demikian juga memberikan hiburan pada kita. Tetapi ia juga dituntut lebih dari itu. Novel adalah novel syarat utamanya adalah bawa ia mesti menarik, menghibur dan mendatangkan rasa puas setelah orang habis membacanya.
Novel yang baik dibaca untuk penyempurnaan diri. Novel yang baik adalah novel yang isinya dapat memanusiakan para pembacanya. Sebaliknya novel hiburan hanya dibaca untuk kepentingan santai belaka. Yang penting memberikan keasyikan pada pembacanya untuk menyelesaikannya. Tradisi novel hiburan terikat dengan pola – pola. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa novel serius punya fungsi social, sedang novel hiburan Cuma berfungsi personal. Novel berfungsi social lantaran novel yang baik ikut membina orang tua masyarakat menjadi manusia. Sedang novel hiburan tidak memperdulikan apakah cerita yang dihidangkan tidak membina manusia atau tidak, yang penting adalah bahwa novel memikat dan orang mau cepat–cepat membacanya.

B. Biografi
Biografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bios yang berarti hidup, dab graphien yang berarti tulis. Dengan kata lain biografi merupakan tulisan tentang kehidupan seseorang. Biografi, secara sederhana dapat dikatakan sebagai sebuah kisah riwayat hidup seseorang. Biografi dapat berbentuk beberapa baris kalimat saja, namun juga dapat berupa lebih dari satu buku.

Perbedaannya adalah, biografi singkat hanya memaparkan tentang fakta-fakta dari kehidupan seseorang dan peran pentingnya sementara biografi yang panjang meliputi, tentunya, informasi-informasi penting namun dikisahkan dengan lebih mendetail dan tentunya dituliskan dengan gaya bercerita yang baik.

Biografi menganalisa dan menerangkan kejadian-kejadian dalam hidup seseorang. Lewat biografi, akan ditemukan hubungan, keterangan arti dari tindakan tertentu atau misteri yang melingkupi hidup seseorang, serta penjelasan mengenai tindakan dan perilaku hidupnya. Biografi biasanya dapat bercerita tentang kehidupan seorang tokoh terkenal atau tidak terkenal, namun demikian, biografi tentang orang biasa akan menceritakan mengenai satu atau lebih tempat atau masa tertentu. Biografi seringkali bercerita mengenai seorang tokoh sejarah, namun tak jarang juga tentang orang yang masih hidup. Banyak biografi ditulis secara kronologis. Beberapa periode waktu tersebut dapat dikelompokkan berdasar tema-tema utama tertentu (misalnya "masa-masa awal yang susah" atau "ambisi dan pencapaian"). Walau begitu, beberapa yang lain berfokus pada topik-topik atau pencapaian tertentu.

Biografi memerlukan bahan-bahan utama dan bahan pendukung. Bahan utama dapat berupa benda-benda seperti surat-surat, buku harian, atau kliping koran. Sedangkan bahan-bahan pendukung biasanya berupa biografi lain, buku-buku referensi atau sejarah yang memaparkan peranan subyek biografi itu.

Biografi adalah suatu kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang yang bersumber pada subjek rekaan (non-fiction / kisah nyata). Sebuah biografi lebih kompleks daripada sekadar daftar tangga lahir atau mati dan data-data pekerjaan seseorang,tetapi juga menceritakan tentang perasaan yang terlibat dalam mengalami kejadian-kejadian tersebut yang menonjolkan perbedaan perwatakan termasuk pengalaman pribadi.

Macam-macam Biografi :

* Berdasarkan sisi penulis
* Berdasarkan Isinya
* Berdasarkan persoalan yang dibahas
* Berdasarkan penerbitannya

C. Cerpen


Pengertian cerpen - Arti atau kepanjangannya cerita pendek adalah sebuah karangan yang menceritakan tentang suatu alur cerita yang memiliki tokoh cerita dan situasi cerita terbatas. Sebuah cerpen biasanya akan langsung mengarah ke topik utama cerita karena memang alur ceritanya cuma sekali dan langsung tamat.


Menurut Edgar Allan Poe, Jassin (1961:72) cerpen adalah sebuah cerita yang selesai dibaca dalam sekali duduk, kira-kira berkisar antara setengah sampai dua jam. Sebuah cerpen merupakan prosa fiksi dengan jumlah kata berkisar antara 750-10.000 kata.

Cerpen dapat terbentuk karena adanya unsur-unsur intrinsik cerpen, unsur intrinsik tersebut antara lain adalah (1) tema, (2) tokoh, (3) alur, (4) latar, (5) teknik penceritaan, dan (6) diksi.

 Contoh cerpen - Apakah kalian suka membaca cerpen? Mungkin kalau untuk membaca cerpen banyak orang yang menyukainya termasuk saya. Tapi bagaimana kalau membuat sebuah cerpen? Sebuah kepuasan tersendiri jika dapat menuliskan cerita kita sendiri walaupun itu cuma cerita fiksi.

Kompilasi Pantun-Pantun Religi (1-5 Februari 2011)

Saturday, February 5, 2011
Posted by Marchsada



Oleh
Hamdi Akhsan

I 
Ayam berkokok menjelang fajar,
Itu pertanda hari telah pagi.
Pabila esok telah sampai qadar,
jadikan madah sebagai pengganti.

Burung elang bukan ababil,
tapi raja angkasa gagah.
Tua berpulang muda diambil,
takdir Ilahi tak bisa duga.

Hendak gugur,gugurlah nangka,
jangan menimpa bunga melati.
Hendak tidur,tidurlah mata,
jangan terbawa perih dihati.

II
Sendi belikat temu belikat,
tulang patah sambunglah lagi.
Hari jumat bertemu jumat,
berkurang usia tujuh hari.

Sendi ngilu karena patah,
terasa perih walau dibalut.
Hari berlalu tanpa terasa,
rambut putih kulit keriput.

Tak lama ngilu kalau terkilir,
balsem yang baik mari borehkan.
Pertanda waktu hampir berakhir,
amal yang baik mari tingkatkan.

III
Jati yang teduh biarlah teduh,
kelak kan datang burung kesana.
Hati yang rapuh biarlah rapuh,
kelak kan datang masa bahagia.

Bata dihuma biar dihuma,
kalau dibawa cukup sedikit.
Jiwa merana jangan merana,
kalau dibiar badan kan sakit.

Gugur-gugurlah si pisang raja,
jangan menimpa si buah waluh.
Tidur-tidurlah wahai sang mata,
jangan derita selalu mengeluh.

IV
Buat kenikir dilalap mentah,
Rasanya sadah sedikit getir.
Rakyat Mesir sudah menderita,
Moga semua segera berakhir.

Yang berpati disayur bisa,
yang diparut bukannya ikan.
Yang mati itu rakyat biasa,
yang bunuh pendemo bayaran.

Sisa manggar silah dikirim.
ikatlah tali supaya erat.
Moga sadar pemimpin zalim,
akherat kelak disiksa hebat.

V
Angin melanda jatuh sendayang,
ambillah satu rautlah lidi.
Bangunlah segera anakku sayang,
ambillah wudhu hadap Ilahi.

Buah coklat diambil mengkal,
untuk diramu jemur seharu.
Jagalah sholat jangan tertinggal,
agar hidupmu kan diberkati.

Manggis diunduh bertambah subur,
dipagar bambu dihari rabu.
Sehabis subuh janganlah tidur,
agar tubuhmu sehat selalu.

VI

Hujan pagi runtuhkan jurang,
tertutup sudah ladang dan sawah.
Hari berganti umur berkurang,
pada-Mu jua bermohon hamba.

Hendak ke ladang hujan mengguyur,
kenalah badan bekalpun basah.
Hendak panjang,panjanglah umur,
kalau tak iman perbanyak dosa.

Angin deras pohonpun rubuh,
terhambur pula dahan sendayang.
Ingin menderas,deraslah subuh,
hati kan lapang di hari siang.

VII
Bakinya berat tumpahlah agar,
untunglah ada sisa irisan.
Rezeki diharap bala dihindar,
itulah doa sebagai insan.

Sarapan pagi piringnya dua,
belah sedikit jangan dibuang.
Harapan tinggi beriring doa,
pabila nasib tidak kan hilang.

Ikat melati dalam jambangan,
indah dipandang harum baunya.
Selamat hati selamat badan,
itu harapan hidup didunia.

Al Faqiir

Hamdi Akhsan

Malam berbintang cerah suasana
Hakikat ciptaan Yang Maha Kuasa
Hidup di dunia hanya sementara
Isi lah dia dengan ibadah

...Ketika larut mulai menjelang
Bangun kan diri untuk sembahyang
Menghadap pada NYA Yang Maha Penyayang
Bersimpuh sujud memohon ampunan

Itu lah sekilas hamba mengingatkan
Kepada saudara ku sahabat dan teman
Tak ada arti hidup tanpa pegangan
Agama kita yang mengajarkan

Mohon di maaf kalau lah keliru
Hamba bermadah bukan cerdik selalu
Sekedar mengingatkan yang beta tau
Agar selamat didunia dan akhirat sudah lah tentu



        Oleh
        Hamdi Akhsan


PANTUN SENIN PAGI (31/1/2011)

Bakinya berat tumpahlah agar,
untunglah ada sisa irisan.
Rezeki diharap bala dihindar,
itulah doa sebagai insan.

Sarapan pagi piringnya dua,
belah sedikit jangan dibuang.
Harapan tinggi beriring doa,
pabila nasib tidak kan hilang.

Ikat melati dalam jambangan,
indah dipandang harum baunya.
Selamat hati selamat badan,
itu harapan hidup didunia.

PANTUN PENUTUP (29/1/2011)
Pandan berduri simpan dibilik,
dibelah-belah bikin kelasa*
Pasrahkan diri pada pemilik,
itulah daya sebagai hamba.

Terap dikebun kini telah rebah,
dibuat getah seperti pulur.
Berharap ampun segala dosa,
selamat dunia selamat kubur.

Hendak gugur,gugurlah nangka,
di pandan jua kan dijatuhkan.
Hendak tidur,tidurlah mata,
pada-Mu jua hidup serahkan.

PANTUN MALAM (29/1/2011)
Belidang tajam bagaikan buluh,
terkena kulit membawa luka.
Panjang jalan banyak ditempuh,
lama hidup banyak dirasa.

Getah rengas membuat gatal,
kulitpun bengkak berwarna merah.
Janganlah puas jalankan akal,
supaya rahmat terus tercurah.

Hendak putih,putihlah jati,
buatlahlah papan didipan jua.
Hendak sedih,sedihlah hati,
simpanlah dalam didalam jiwa.

PANTUN MALAM (28/1/2011)
Cincin terbalik pasang dijari,
pindahkan ia ke jari tengah.
Cinta yang baik selalu diuji,
bila bersabar kan bahagia,

Pergi ke curup jalannya licin,
jalan yang licin pakai sepeda.
Kalaulah hidup masihlah miskin,
yang penting iman didalam dada.

Hendak berat, beratlah timba,
tetapi jangan patahkan alu.
Hendak istirahat,istirahat kita,
tetapi doa tetap selalu.

PANTUN SORE (28/1/2011)
Hujan petang sirami bumi,
Subur sudah sawah dan lahan.
Segala yang datang tak diketahui,
taqdir didepan rahasia Tuhan.

Mendung sudah semenjak zuhur,
pertanda hujan kan datang sudah.
Sedikit sabar banyak bersyukur,
niscaya rezeki akan ditambah.

Jaga telaga dari polusi,
niscaya sehat air yang ada.
Jaga keluarga beserta diri,
niscaya hidup kan bahagia.

PANTUN JUMAT PAGI (28/1/2011)
Hujan dihulu turunnya petang,
banjir melanda airnya tinggi.
Malam berlalu pagi pun datang,
berkurang usia sehari lagi.

Basahlah beras didalam talam,
jadilah bubur nasinya kental.
Bekerja keras siang dan malam,
masuk ke kubur harta ditinggal.

Hendak lari, segeralah lari,
kalau telah letih istirahatkan.
Hendak cari,harta dicari,
usia bertambah jangan lalaikan.

PANTUN MALAM (27/1/2011)
Kenduri serempak di malam jumat,
banyak acara sudahnya dalu.
Karena lapak sepi peminat,
bailklah tutup saja dahulu.

Hendak ke hulu hujannya lebat,
tak bawa payung orang terkejut.
Tidurlah dulu di malam jumat,
semoga sempat bangun tahajut.

Gugur-gugurlah si buah mangga,
janganlah manggis ditimpa mati.
Tidur-tidurlah wahai sang mata,
simpanlah tangis perih dihati.

PANTUN SIANG (27/1/2011)
Ikan betulu tidak beranak,
bertelur ia di hari pagi.
Berhenti dahulu kerja sejenak,
ambillah wudhu hadap Ilahi.

Putih mengkilat sisiknya ikan,
kalau ditumbuk jadi terasi.
Setelah sholat pergilah makan,
kerja menumpuk lanjutkan lagi.

Hendak mentah,mentahlah nasi,
tetapi gulai tetap hidangkan.
Hendak kerja,kerjalah diri,
amal ibadah jangan lalaikan.

Inderalaya, 31/1/2011
Al Faqiir

Hamdi Akhsan

 Anak dara pandai menari ,
makan sirih tarikan dulu
telah berlalu bulan januari
tidak terasa waktu berlalu

...kalau berlayar sampai kepulau
berjalan pula sampai kebatas
hendak kemanapun kini engkau
jangan lupakan Tuhan diatas

Jauh sudah kapal berlayar
harungi benua menuju samudera
kalaulah hidup sudah terajar
kelak pasti selamat sentosa



               Oleh
               Hamdi Akhsan.

SMB II

Pengantar.
Sedikitnya informasi tentang para pahlawan dari Sumatera Selatan membuat hampir seluruh masyarakat tidak mengetahui keberadaan mereka. Syair ini dibuat dalam urutan tahun keberadaan mereka, semoga bermakna untuk menambah wawasan anak-anak kita terhadap Pahlawan dari daerahnya sendiri. Amien!

I
Inilah syair tentang  Pahlawan,
Gagah perkasa serta melawan,
tak takut pada hebatnya lawan,
tak gentar walau sudah ditawan.

Syair pahlawan bukanlah puja,
menjadi kabar untuk remaja,
kalau tak bagus lupakan saja,
buatlah untuk pembersih meja.

Madah pahlawan isinya singkat,
supaya di hati mudahlah lekat,
Mendoakannya pastilah berkat,
hormati mereka tinggikan harkat.
Raden Fattah
II
Raden Fatah nama pertama,
Candi Ing Laras tempat lahirnya,
Satu Ilir nama kawasannya,
Ario Dillah lah bapak tirinya.

Brawijaya lima darahnya mengalir ,
Sang Raja  Majapahit yang terakhir,
ke palembang ibunya menyingkir,
di kota ini Raden Fatah lahir.

Setelah tiba majapahit hancur,
Islampun jadi kuat termahsyur,
Kerajaan Demak lantas meluncur,
Raden Fatahlah jadi pelopor.

III
Palembang lahirkan ulama mumpuni,
Namanya Abdus Samad al-Palimbani.
Kitabnya dipakai sampai hari ini,
Wafatnya di Arab atau Pattani.

karya terakhir dan paling masyhur,
Sair as-Salikin yang ia tutur,
Bahasanya indah lagi teratur,
 baik dan buruk jelas terukur.

Sayang disayang orang tak tahu,
Al Ma'tsurat pun darinya Ilmu,
dibuat wirid setiap waktu,
baik sekarang ataupun dulu.

IV
Pahlawan ketiga sangatlah tenar,
Sultan Mahmud Badaruddin II gagah bersinar,
Inggris tak berani Belanda dikejar,
di Sungai Aur kompeni dihajar.
 Perang Menteng menjadi saksi,
banyak pejuang yang rela mati,
meninggal syahid karena Ilahi,
Lawan Belanda supaya pergi.

Walaupun berjuang sekuat tenaga,
Tiga hari tiga malam beliau berlaga,
akhirnya ditangkap dibuang juga,
Di Ternate tempat ditanam raga.

V
Abdul Hamid bin Mahmud namanya awal,
Ki Marogan selanjutnya ia dikenal,
Berdakwah dan dagang menjadi bekal,
Sangat ditakuti mereka yang nakal.

Ia berdakwah kemana-mana,
Karomahnya banyak bikin terpana,
Mesjid dibuat sebar agama,
Lawang kidul setelah yang pertama.

Dakwahnya indah memikat hati,
ke lawang kidul setiap hari,
zikir di perahu amalannya dari,
pancarkan dakwah ke seluruh negeri.
Dr. AK. Gani

VI
Adapula Dr. AK. Gani,
Pahlawan Rakyat gagah berani,
Melawan jepang serta kumpeni,
Sumpah Pemuda ia lakoni.

Proklamasi di Palembang ia proklamirkan,
Berbakti pada negara ia jalankan,
obati yang sakit ia ikhlaskan,
Namanya disebut tuk dikenangkan.

Kalauah ingin tahu juangnya,
pergilah sendiri ke musiumnya,
Jalan Mangku Negara alamatnya,
Sukamaju Sako itu Wilayahnya.

VII
Ada pula yang lain lagi,
Residen A Rozak pejuang sejati,
berjuang hebat saat agresi,
walau menderita ikhlaskan hati.

BR Motik juga terkenal,
pejuang ekonomi ia berasal,
Perwabi jasanya sebagai misal,
juangkan pribumi ia tak ia sesal.

Itulah pahlawan yang kita punya,
orangpun tentu banyak bertanya,
Kapten A Rivai tak disebutkannya,
Isa Anshari pun tak dimunculkannya.

VIII
Pahlawan lain sangatlah banyak,
tapi namanya tak di khalayak,
karena tak tahu tempat berpijak,
atau tiada yang bikin sajak.

Mari sahabat kita sadari,
jadilah Pahlawan daerah sendiri,
yang baik dukung jangan cakari,
supaya bagus seluruh negeri.

Diakhir syair kumohon maaf,
kalaulah lupa ataupun khilaf,
kepada Allah hamba berharap,
diberi ampun kelak menghadap.


al Faqiir

Hamdi Akhsan



               Oleh
               Hamdi Akhsan.


Telah Meninggal dunia M. Husni Tamrin, Mantan Ketua Umum KAPPI 1966, Ketua Umum PB PII, Wakil Ketua MPR-RI. Moga jasa dan amalnya diterima disisi Allah sebagai kebaikan yang banyak. Amien!

Saudaraku...
Dihari ini engkau pun pergi,
Menghadap Dia Yang Maha Suci,
sebagai hamba penuhi janji,
sebelum lahir ke alam ini.

Jasadmu kini telah terbaring,
tinta emasmu tak pernah kering,
bela yang lemah dahulu sering,
semoga kami bisa mengiring.

Masa mudamu berisi juang,
ditulis indah untuk dikenang,
smangat juangmu terus kumandang,
bagai satria menghunus pedang.

Pergilah engkau menghadap Allah,
doa mengiring dari yang kau bela,
Semoga diampun segala salah,
ditutupi-Nya segala cela.

Kelak kamipun akan menyusul,
yang tua pergi yang muda timbul,
itulah sunnah yang sungguh betul,
Dalilnya Quran dan sunnah Rasul.

Ya Allah,
Terimalah ia kembali pada-Mu,
karuniai ia dengan rahmat-Mu,
limpahi dia kasih sayang-Mu,
Masukkan dia dalam Surga-Mu.

Inderalaya, 31/1/2011

Mantan Ketua Umum
PW PII Sumatera Barat 1990-1992

Hamdi Akhsan.

Selamat jalan hai putera bangsa
kan kami kenang segala jasa
smoga dosa diampun yg Esa
dari yg lupa hinga sengaja..

...Jasa-jasamu bagai permata
pada negara kau penuh cinta
smoga diterima amal segala
ditempatkanNYA di taman surga
 
 



               Oleh
               Hamdi Akhsan


I
Di hari ini,
Bumi seribu piramid terguncang dahsyat,
Jutaan manusia tumpah teriakkan kepedihan rakyat,
Darah mengalir dan tangis kesakitan terdengar  menyayat,
Sungguh ketika telah  bersatu rakyat menjadi  kekuatan hebat.

Betapa kejahatan, kerakusan dan kebohongan  kini terbongkar.
Segala tipu muslihat digunakan untuk menyimpan makar,
Bahkan peluru tajam membuat rakyat mati terkapar.
Bagi penguasa busuk segala cara disasar.

II
Di negeri seribu menara kini rakyat telah murka,
Sejuta sumpah  ditujukan pada pemimpin yang serakah.
Yang kebijakannya banyak membuat hati rakyat terluka.
Yang tidak takut pedihnya ancaman api neraka.

Apa saja yang dikerjakan wahai para penguasa,
Setiap  hari sibuk dengan kejahatan dan gelimang dosa.
Tumpukkan harta untuk anak turunan sepanjang masa.
Seolah  terhadap azab  engkau telah mati rasa.
III
Inilah selarik Do,a

Wahai Tuhan...
Jangan Engkau biarkan rakyat menderita  kezaliman,
Atas darah yang tertumpah berilah mereka keadilan.
Berilah mereka pemimpin yang penuh belas kasihan.
Bagaikan Salahuddin  Al-Ayubi yang  membebaskan.

Inderalaya, 3/1/2011
Al Faqiir

Hamdi Akhsan

kedzaliman penguasa Mesir memang terkenal sepanjang masa
mungkin keturunan fir’aun selalu ada penggantinya
dulu pernah negeri Mesir menjadi kota yang bijaksana
pada saat Yusuf alaihis salam sebagai parlementnya
...
terntara Mesir memang terkenal gagah
hingga pengusanya bersikah pongah
tak perduli rakyat amatlah susah
bahkan pernah mengaku diri sebagai Allah

Yaa Allah Tuhan kami semesta alam
Kami berdo’a hanya kepada Mu siang dan malam
buatlah penguasa dzalim jadi tenggelam
seperti pernah Engkau buktikan melalui Musa Alaihis Salam


Semoga Mesir cepat damai
Hilangkan Semua segala tikai
Agar rakyatnya tak terbengkalai
atau menjadi kumpulan bangka

Demontran Bayaran

Posted by Marchsada



               Oleh
               Hamdi Akhsan
Demonstran pendukung mubarak ; tegap,rambut cepak, dan terampil
I
Inilah kisah  zaman  sekarang,
diseluruh dunia dipakai orang,
para demostran yang garang-garang,
untuk bertahan atau menyerang.

Pemimpin zalim ingin bertahan,
dicari tenaga dipukul tahan,
siap pula pura-pura ditahan,
untuk tipu manusia dan lawan Tuhan.

Uang ditabur tentu seraya,
dengan menghitung unsur biaya,
tak apa karena mereka kaya,
supaya penonton bisa diperdaya.

II
Rakyat tak tahu memang tertipu,
ada pendukung pemimpin begitu,
bentrokan berdarah terjadi tentu,
padahal pendukung semua palsu.

Yang nyamar bisa juga petugas,
lihat badannya gagah dan tegas,
wajahnya terlihat pada beringas,
pakaiannya nampak ringkas-ringkas.

Kalau mereka dari swasta,
ada lembaga tempat meminta,
setelah nego demo ditata,
sesuai dengan pesanan kita.

III
Itulah kita harus waspada,
demontran murni dipukul sudah,
berdoa kita didalam dada,
supaya kisruh segera mereda.

Pemimpin zalim akalnya licik,
yang benar jadi salah terbalik,
kumpulkan uang emas sebilik,
kelak disiksa sampai mendelik.

Pada mereka yang kena bayar,
ingatlah selalu dosamu besar,
membela mereka yang sudah kesasar,
memukul rakyat seenak pusar.

IV
Itulah madah tentang demonstran,
ada yang bayaran ada beneran,
tak perlu kita menjadi heran,
karena zaman sudah keteteran.

Pada mereka yang lurus hati,
berharap moga berhati-hati,
terhindar dari lecutan cemeti,
ataupun luka setengah mati.

Pada pemimpin yang rakyat benci,
jantanlah jangan seperti banci,
padahal kotor masih sok suci,
sungguh terhina bagai kurcaci.

V
Jadilah pemimpin yang tidak pekak,
tahu hak dan kewajiban letak,
amanah emban janganlah retak,
supaya dicinta rakyat yang banyak.

Bekerjalah engkau secara adil,
jangan biasa gunakan bedil,
pasti dikabul doa rakyat kecil,
sengsara engkau dicabut izrail.

Madahku selesai sampai disini,
moga berguna dan dimengerti,
Bermohon hamba pada Ilahi,
moga diampun salahnya diri.

Inderalaya,
Al Faqiir

Hamdi Akhsan.

Pemimpin keji tak punya hati
rakyat sekarat tak dipeduli
segala cara akan dititi
walau sengsara akhirat nanti..

...Zaman kembali ke masa jahil
pemimpin adil semakin kecil
iman menjadi barang komersil
dijual-beli seperti candil..
Welcome to My Blog

Popular Post

- Copyright © SASTRA - ILMU - HIKMAH -machsada-